Puisi KPPC part 08


Beberapa ahir ini ane lama ga ngeposting wall sahabat member KPPC, banyak puisi yang mereka tulis disana tapi kali ini ane cuma nulis sebagian aja.

Sebenarnya pengen nulis semua tapi ntar bila ane ada banyak waktu buat nulis ane akan reposting puisi itu semua.

Nah dibawah ini ada beberapa puisi kiriman dinding member kppc

Uwi Hikari Chikyuu

malam begitu sunyi, dingin menyapa, bintang tertutup kabut, bulan bersembunyi dibalik awan….termenung dalam kesunyian malam, terlarut dalam buaian malam, terhipnotis dalam dinginnya, sendiri ku mlewatinya….tanpa kau disampingku, tanpa kau manemaniku, kau tlah jauh, meninggalkan aku dalam sepi…

Ingin ku

Ku ingin mnjadi penyair
penyair yang membawa kebahagiaan
penyair yang membawa bayak cinta
penyair yang membwa perdamaian
Tapi apkah aku mampu ?
kerna aku hanylah seorang yang hanya bisa mengkhayal

ku hanyalah seorang yang hanya bisa berharap
Mungkin keingnanku hanya sebatas mimpi belaka saja
akan ku pendam keinginanku ini sampai akhir hayatku.

Chaei Thesastro

Sayang …..
sepertinya, hari ini ku rasakan juga senyapnya udara
dinginnya matahari juga gersangnya malam
ya….ini sebagai simbol kenangan
sebagaimana telah digariskan
rotasi waktu yang menikam tubuh
berderailah tawa atau tangis
karena airmata tetap membasah pada pelupuk mata
sayang…..
usahlah lagi ditanyakan untuk apa aku di sini
menikmati hari-hari membisu
hiruk pikuk kegusaran isi dada yang menjalar ke otak kepala
roda waktu telah menciptakan kisah
kisah setetes air yang berhendak menyetubuhi bintang dan rembulan
kini kesunyian tak lagi dimengerti
sayang…..
di mana kan lagi kutemukan percakapan itu
tergerai rambut sebahu menatap matahari dengan senyum
namun simpan kegundahan dalam-dalam
sayang…..
kini hanya bayang kenangan menderu
memasuki ruang-ruang kosong dalam dada
sebagai kebahagiaan atau kesedihan
sayang….
di mana kan lagi kutemukan percakapan itu .
Tolong, kau bunuh pikiran dan kenanganku sekarang!!!

H Lorenzo Urang Banjar”

apa kamu tak mendengar jeritan yg ku rasakan..?
apa kamu tak melihatku saat aku jatuh lagi..?
apa kamu tak merasa sakit yang aku terima..?
apa kamu tak melihat ku saat aku butuh denganmu..?
ku melihat saat ku jatuh mendengar saat ku rapuh..
apa kau tak melihat langkah kakiku menujumu..
tak terpikir untuk tinggalknmu..
tak terbayang kamu pergi menjauhi semua sisa hatiku ..
disini aku berdiri untuk mu . . .

By Admin

Ku ingin kau jadi pelangi yang menungguku ditepi hujan itu

Menjadi telaga saat dunia ini mengering dibatas kemarau

Biar aku bisa melihat indahmu setelah aku mengigil

Dan menegukmu saatku merasa kehausan.

Salam cinta By Admin KPPC

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: